Wednesday, December 21, 2011

Peluang Bisnis Reparasi HP, Omset Puluhan Juta

Pertumbuhan pengguna handphone yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, saat ini sudah lebih dari 200 juta pelanggan, memberikan peluang bisnis reparasi handphone yang sangat prospektif. Semua merk dan tipe handphone pasti membutuhkan layanan purna jual atau after sale service yang handal, seperti apa prospek bisnisnya??klik baca semua di bawah asumsi pendpatan.

Data penjualan ponsel di Indonesia menunjukan peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2010 saja, penjualan ponsel di Indonesia mencapai 37 juta unit dari berbagai tipe, disbanding tahun sebelumnya sekitar 20 juta unit, pertumbuhan penjualan yang cepat ini tidak dibarengi dengan jumlah service center yang memadai.
Apalagi, ketersediaan layanan after sale service atau layanan purna jual merek-merek handphone tidak diimbangi dengan jumlah SDM yang ahli di bidangnya. Itu pun hanya tersedia di kota-kota besar saja khususnya di Pulau Jawa dan Sumatera. Jadi peluang bisnis ini masih terbuka lebar. Ada beberapa pilihan di sini, bagi anda yang ingin memulai bisnis ini dengan memulai bisnis dengan modal dan resiko yang kecil, anda bisa menjadi seorang teknisi ponsel yang handal dengan mengikuti kursus teknisi handphone. Cukup dengan modal keterampilan, anda sudah bisa menghsilkan dua sampai lima juta rupiah perbulan. Jika anda menginginkan hasil yang lebih besaranda bisa membukasendiri service point mandiri. Hal ini didukung dengan kondisi di lapangan, pihak distributor handphone sangat membutuhkan mitra-mitra baru yang membantu memperbaiki ponsel mereka, baik yang masih dalam garansi maupun yang sudah di luar garansi. Jika anda sudah menjalin kemitraan, alamat toko anda akan tercantum di dalam kartu garansi, maka kerjaan akan membanjir dengan sendirinya tanpa perlu dicari lagi. Sebuah service point yang sudah berjalan dengan baik akan menghasilkan keuntungan sampai 20 jutaan perbulan.
Kunci keberhasilan di bidang ini adalah kemampuan pemilik untuk mengetahui seluk beluk tentang perbaikan handphone Jangan sekali-kali anda terjun di dunia ini tanpa dibekali pengetahuan yang cukup di bidang ini, yang akan terjadi hanyalah kegagalan.
Untuk anda yang awam yang ingin mengetahui seluk beluk bisnis ini dan tempat pelatihan teknisi Ponsel, hubungi V-TIGA yang telah 12 tahun buka sebagai tempat pelatihan/kursus teknisi ponsel.


Asumsi Pendapatan per Bulan Bisnis Reparasi HP:

  1. Modal Awal
    Rp 70.000.000
  • Sewa Tempat Rp 35.000.000
  • Renovasi Rp 15.000.000
  • Alat Reparasi Rp 10.000.000
  • Komputer Rp 4.000.000
  • Lain-Lain Rp 6.000.000
  1. Pengeluaran Per bulan Rp 12.000.000
  • Gaji 2 Front Office Rp 3.000.000
  • Gaji 2 teknisi Rp 5.000.000
  • Gaji 1 Office Boy Rp 1.000.000
  • Listrik/Telp Rp 3.000.00
  1. Omzet Rp 32.500.000 (asumsi 25 buah hp/hari @Rp 50.000)x 26.hari kerja
  2. Keuntungan Bersih (29% dr omzet) Rp 20.500.000

Info lebih lanjut dapat menghubungi

V-TIGA

JL Tanjung Selor, Komp Ruko. Roxymas Telp 021.92955593

Web : www.vtiga.multiply.com


Sumber: Peluang Usaha No17 Thn 6 Baca semua..

Wednesday, December 14, 2011

Keripik Pedas MaIcih, Beromzet Miliaran Perbulan

Sebut nama Maicih di kota Bandung Jawa Barat, akan keluar satu suara “ Keripik Lada (pedas) “, terutama dikalangan usia muda, memang keripik yang satu ini sangat fenomenal terutama di kota Bandung tempat lahirnya keripik tersebut. Namun dalam perkembangannya sekarang telah terkenal di seluruh Indonesia bahkan Mancanegara.Adalah Reza Nurhilman yang akrab dipanggil Axl seorang pemuda yang mempopulerkan keripik Ma Icih tersebut, dari hanya sekedar keripik pedas kampung menjadi penganan yang fenomenal di Indonesia. Meski Maicih baru kurang lebih 1 tahun muncul di blantika perbisnisan tetapi telah menggegerkan dunia bisnis kuliner dengan omzet miliaran rupiah per bulan. “Awalnya MaIcih lahir dari hasil kerinduan dan kenangan masa kecil saya. Dulu, saat saya meminta uang jajan, Ibu selalu menyuruh saya mengambil di dompet miliknya yang dinamakan Maicih. Dalam perjalanannya, saya dipertemukan dengan sosok yang dijadikan icon Maicih, wanita paruh baya yang mempunyai resep keripik pedas, lalu kami bekerja sama untuk membangun usaha keripik dengan merk Maicih,” jelas pria berusia 23 tahun, mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Maranatha Bandung ini. Di awal penjualan keripik Maicih, selama hampir 2-3 bulan, Axl menjualnya sendiri, door to door, meskipun pemesan jauh di ujung Bandung, dia akan kejar, karena Reza berkeyakinan suatu saat merekalah yang mengejar nya. Akhirnya dia mendapatkan cara pemasaran yang unik dan terbukti meningkatkan omzet penjualan, yaitu lewat jejaring social Twitter dan Facebook. Ternyata ini sangat ampuh mengundang pelanggan, keripik Maicih diburu bukan hanya kalangan anak muda, tetapi ibu rumah tangga dan pegawai kantoran ikut menjadi fansnya Maicih, mereka rela antri panjang demi si pedas.Keripik Maicih beromzet sekitar 350.000 bungkus perbulan, jumlah yang luar biasa., coba hitung sendiri harga satu bungkusnya Rp 10.000 s/d 19.000..luar biasa.!!!
Sumber : Elsinta Tahun 3 2011
Baca semua..

Sunday, February 8, 2009

Usaha Coklat desain Siluet di Hari Valentine, Omzet Belasan Juta

Niken Indra Damayanti, merupakan salah seorang pengusaha yang mencoba peruntungan dengan mengolah coklat menjadi aneka hadiah yang menarik. Tiap tahun ia selalu mengeluarkan tren yang berbeda,omzetnya mencapai 18 juta Rupiah perbulan. Seperti apa kreasinya? ( klik "baca semua" dibawah asumsi pendapatan untuk cerita lengkapnya)

Sudah menjadi tradisi Valentine, cokelat merupakan salah satu hadiah yang harus ada, dan dianggap sebagai hadiah nomor wahid untuk menyenangkan hati orang-orang yang dikasihi. Tetapi biasanya yang diburu adalah cokelat berdesain unik,lucu, dan berbeda. Karena itulah Niken selalu menyediakan produk cokelat yang berbentuk unik dan berbeda yang bertemakan cinta menjelang Valentine ini. Ia berencana memproduksi coklat dengan gambar siluet wajah ataupun orang yang sedang berpelukan sebagai tren terbaru.
Niken mengakui terjun di usaha coklat ini hanyalah iseng-iseng belaka. Dari hasil uji cobanya ternyata banyak yang suka, dan Niken kemudian resmi memulai usahanya kreasi coklatnya yang diberi nama Coklat Chic ini sejak Desember 2007. Modal awal usahanya hanya Rp 2.5 Juta yang digunakan untuk membeli mixer, oven kompor,aneka cetakan dan bahan baku coklat.
Niken menyadari bahwa coklat sangat disukai oleh setiap orang dari berbagai usia, hal ini merupakan suatu peluang usaha yang sangat menggiurkan. Untuk menggaet pelanggan, ia berusaha menghadirkan kreasi-kreasi unik dari cokelat buatannya.awalnya ia banyak membuat cokelat dengan desain karakter kartun. Kebanyakan dipesan untuk keperluan ulang tahun.
Seiring dengan cokelat buatannya semakin disukai oleh konsumen, sehingga ia tidak hanya membuat coklat untuk keperluan uulang tahun saja tetapi merambah ke momen khusus seperti hari Valentine. Khusus hari tersebut Niken menambah koleksi cokelatnya dengan memproduksi cokelat dengan desain hati yang didalamnya diisi dengan berbagai rasa. Sedangkan untuk tahun depan ia akan memproduksi cokelat dengan desain siluet diatasnya. Siluet tersebut dapat berbentuk wajah sang pujaan hati atau seluruh badan dalam suasana romantis seperti sedang berdansa atau berpelukan. Cokelat yang Ia buat berbentuk minicake atau cupcake. Bagian bawah terdiri dari cake dan atasnya dilapisi dengan cokelat beraneka bentuk seperti siluet atau miniatur bunga. Niken selalu menggunakan bahan berkualitas untuk produknya , cokelat yang digunakan selalu dari coklat asli. Selain bentuk-bentuk tersebut ia dapat membuat coklat sesuai dengan pesanan. Cokelat yang dibuatnya mampu bertahan 2 hari dalam suhu ruang atau seminggu di dalam lemari es. Apabila konsumen memesan dengan desain sendiri, pemesanan diperlukan waktu selama seminggu.
Cokelat-cokelat kreasi Niken dijual dengan harga yang sangat variatif, tergantung pada tingkat kesulitan dan ukuran coklat. Kisaran harganya dari Rp.9000 hingga Rp 450.000/piece. Bagi yang ingin mengungkapkan perasaan di hari kasih sayang , ia juga menyediakan tempat perhiasan berbentuk hati ukuran 12 cm seharga Rp 15-20 ribu. Saat ini Ia sanggup membuat 500 pieces cokelat setiap bulannya.
Saat ini Niken dibantu oleh 5 orang karyawan yang mendapatkan gaji Rp 700.000/bulan. Tetapi untuk cokelat yang pembuatannya agak sulit ia memberi bonus Rp 500/pieces. Untuk proses produksi dalam sebulan Niken dapat menghabiskan cokelat putih batangan sebanyak 30 Kg dan 15 Kg cokelat batangan beraneka warna. Dan bahan cake seperti tepung terigu merek segitiga biru sebanyak 5 ball ( 1 ball=25 Kg) dan merek kunci sebanyak 5 ball. Serta bahan penunjang seperti susu kental manis dan telur sebanyak Rp 1.2 juta perbulan.
Untuk memperkenalkan produk buatannya ia sengaja menggunakan media internet, yaitu di www.coklatchic.wordpress.com. Sampai saat ini Niken belum memiliki outlet khusus, sehingga pesanan menggunakan sistem online. Tetapi ia menyediakan catalog produk bagi yang belum mempunyai kreasi sendiri. Pengiriman barang menggunakan sistem delivery order, pelanggan hanya tinggal mengganti ongkos kirim. Jangkauan delivery order masih seputar Jabodetabek dan Bandung Jawa Barat. Saat ini dalam sebulan Niken dapat memperoleh omzet sebesar Rp 18 Juta dengan keuntungan bersih 27% atau Rp 5 Juta.
klik disini kalo pengen lihat profil
Sumber: Peluang Usaha No11 Thn 4



Asumsi Pendapatan per Bulan:

  1. Modal Awal
    Rp 2.500.000
  • Bahan Baku & peralatan
  1. Bahan Dasar & Bahan Penunjang Rp 6.000.000
  • Coklat putih Rp 1.050.000
  • Coklat Warna Rp 600.000
  • Terigu segitiga Biru Rp 825.000
  • Terigu Kunci Rp 825.000
  • Bahan penunjang Rp 1.200.000
  • Packaging Rp 1.200.000
  1. Biaya Operasional Rp 7.000.000
  • Gaji Karyawan Rp 3.500.000
  • Telepon Rp 500.000
  • Listrik Rp 1.000.000
  • Transportasi Rp 2.000.000
  1. Omzet Rp 18.000.000
  2. Keuntungan Bersih (27% dr omzet) Rp 5.000.000

Info lebih lanjut dapat menghubungi

Coklat Chic

Legenda Wisata Cibubur, Jakarta timur HP 081908636591

E-mail : niken_i_dh@yahoo.com


Sumber: Peluang Usaha No08 Thn 4 Baca semua..

Saturday, February 7, 2009

Meraup Untung di Hari Valentine, Bisa sampai 70% Bernilai Puluhan juta Rupiah

Valentine bisa jadi ladang mendulang untung bagi para pelaku usaha yang menyediakan pernak-pernik hadiah. Para pelaku usaha pernak-pernik tersebut dapat meraup untung hingga jutaan rupiah. Semanis apa usaha ini.?

Usaha pernak-pernik hadiah akan selalu ramai dikunjungi konsumen. Terlebih pada momen-momen istimewa,seperti Valentine yang dirayakan tiap bulan Februari. Banyak pelaku usaha berbenah diri dengan menghadirkan produk-produk terbaru dan unik. “Penting bagi pelaku usaha menghadirkan produk terbaru ketika Valentine datang” ungkap Reza, pemilik Reza Kado-kado.
Meski Valentine berasal dari kebudayaanEropa, namun di beberapa kota besar seolah telah menjadi tradisi bagi kalangan remaja. Alhasil banyak orang yang mencari pernak-pernik hadiah yang unik dan teranyar untuk diberikan kepada orang tersayang. Namun perkembangan usaha pernak-pernik untuk hadiah ini pun semakin inovatif dengan menghadirkan produk terbaru. “ Tahun 2008 tren hadiah Valentine lebih sederhana seperti boneka dan cokelat berbentuk hati, sekarang tahun 2009 trennya jauh lebih inovatif seperti boneka hati yang dilengkapi dengan sepasang kekasih atau cokelat dengan desain romantis dalam berbagai bentuk,” tutur Indrayani Saridewi, Pemilik galeri coklat.
Adalah Niken Indra Dharmayanti, pelaku usaha coklat yang telah mempersiapkan kreasi cokelat teranyar yang akan dijadikan trend Valentine mendatang. Dengan mengusung coklat berdesain siluet, Niken yakin usaha pembuatan coklat yang telah dilakoninya setahun silam itu akan mengalami peningkatan permintaan. Coklat yang dibuatnya terbilang baru dan belum ada sebelumnya. Coklat yang Niken buat berbentuk minicake atau cupcake, yakni bagian bawah cokelat terdiri dari cake dan atasnya dilapisi coklat beraneka bentuk seperti siluet pasangan dalam suasana romantis ataupun bentuk miniatur bunga serta cokelat kotak perhiasan berbentuk hati. Dengan demikian produk cokelat semakin bervariasi dan menawan hati.
Selain cokelat , produk boneka untuk hadiah valentine Valentine juga mengalani ternd yang signifikan. “Untuk Valentine tahin 2009 saya tidak hanya membuat boneka hati, tetapi saya akan hadirkan boneka sejoli” ungkap Donika Duki, pemilik Sheena handmade. Boneka yang dimaksud adalahboneka berpasangan yang memegang love bertuliskan kata-kata yang romantis. Kata-kata tersebut bisa dipesan sesuai keinginan konsumen.
Untuk melengkapi hadiah Valentine, Suardi, pemilik Digital Kartun punya kado yang berbeda. “ sertifikat Cinta” katanya. Dengan membuat sertifikat cinta yang berisi gambar sepasang kekasih dalam bentuk karikatur lucu yang dilengkapi dengan puisi-puisi cinta sehingga menimbulkan kesan lebih romantis. Yang membuat kartu ucapan ini berbeda adalah ukurannya yang tak lazim 20X30 cm. Sertifikat cinta tersebut biasanya digulung dan diikat dengan pita atau dibingkai sehingga lebih memberi kesan mendalam bagi sang penerima sertifikat cinta ini.
Dengan berbagai trik marlketing yang diberikan, diharapkan pelaku usaha pernak-pernik untuk hadiah Valentine ini mampu mendongkrak penjualan. Hal ini diakui Niken yang mengatakan bahwa momen Valentine bisa mendongkrak omzetnya hibgga 18 Juta dengan besar keuntungan 25-70% tergantung kreativitas yang ditawarkan.
Dari tiga usaha diatas yang paling menguntungkan adaalah usaha digital karikatur “sertifikat cinta” yang meraup untung hingga 70%. Sedangkan usaha cokelat disimpulkan paling prospektif lantaran bisa menghasilkan omzet yang paling besar.

Sumber: Peluang Usaha No 8 Thn 4
Baca semua..

Saturday, January 31, 2009

Usaha Helm Gambar Animasi Raup Omzet 400 juta

Helm merupakan peralatan vital bagi pengendara motor. Tak heran jumlah tingkat permintaan akan helm terus meningkat. Melihat peluang tersebut, Rony Priyana terjun ke produsen Helm, dengan gambar animasi menarik. Dengan harga cukup terjangkau membuat produknya disukai konsumen di berbagai daerah. Omzet sebesar Rp 400 Juta perbulan mampu ia raih.(klik "baca semua" dibawah asumsi pendapatan untuk cerita lengkapnya)

Mantan Karyawan bagian QC di Cap Orang Tua itu antusias terjun ke dunia usaha pembuatan helm sejak tahun 1994. Dengan Modal Awal sebesar Rp 50 juta untuk membeli tempat produksi di Jalan Kapuk Muara Perdagangan No 38G Jakarta Utara seluas 2000 m2 seharga Rp. 35 Juta Dan Rp. 15 juta untuk membeli bahan baku dan peralatan. Dengan nama usaha Safety Motor, usaha itu mulai berjalan.
Ada dua jenis helm yang dibuatnya, yakni helm full face dan half face. Kualitasnyapun mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI). Lapisan bagian dalam helm dengan ketebalan styrofoam 5cm yang juga dilengkapi bursa empuk , dan dapat dicopot jika akan dicuci. Helm yang dibuat sebenarnya sama ukuran luarnya (all size) yang membedakan adalah tambahan busa bagian kuping. Untuk ukuran besar (L dan XL) busa kuping lebih tipis sedangkan ukuran S dan M busa kupingnya lebih tebal. Bagian batok helmnya terbuat dari bahan bijih plastik berkualitas yang dibentuk dengan mesin injeksi. Yang membuat beda adalah helm dilapisi stiker yang dicetak di lapisan dalam helm sehingga terlihat lebih eksklusif dari helm lain.
Dibantu 2 orang karyawan yang khusus menangani desain grafis gambar , setiap 6 bulan sekali Rony akan mengeluarkan model desain yang unik-unik dan lucu yang mengikuti tren animasi masa kini.
Ada 2 merk yang dipakai Rony, yaitu Best-1 dan JPN, semuanya sudah dipatenkan. Satu Helm buatannya dijual dengan harga Rp 100-180 ribu.
Untuk menghasilkan sebuah helm diperlukan bahan baku seperti bijih plastik untuk membuat lapisan luar batok helm, styrofoam dan busa untuk lapisan dalam helm, kaca plastik, gesper dan pengaitnya, stiker dan cat air brush. Bahan-bahan baku ini diambil langsung dari distributornya. Untuk membuat sebuah helm diperlukan ½ kg bijih plastik, styrofoam, dan busa sebanyak 30 cm dengan ketebalan 5 cm, satu cat air brush bisa digunakan untuk 2 buah helm, sebuah kaca plastik, 30-40 cm tali gesper pengait.
Di awal memasarkan produknya Rony sempat tak percaya diri bersaing dengan produk-produk lain yang sudah terkenal, namun lama-kelamaan ia mampu meyakinkan konsumennya bahwa kualitas helmnya berkualitas dan harganya terjangkau. Rony membuka sebuah outlet dibantu adiknya. Saat ini banyak toko helm yang memesan helm darinya, sampai ke pelosok-pelosok daerah. Dengan menyasar ke pasar berbagai daerah, yang pesaingnya belum terlalu ketat memudahkan pemasarannya.

Daftar Harga Eceran Best-1 JPN Helmet
Model Open face tanpa pet
Best 1 polos Rp145.000
JPN DK S420 Rp155.000

Model Open Face Pet
Best-1 Your style Rp90.000
JPN Young style Rp90.000

Model open face Pet (Vortex)
Best-1 Wild Rp140.000
JPN Combat Rp150.000
JPN Hiroshi,Nakaro Rp150.000

Model Open Face Pet
JPN Go Bert Rp170.000
JPN Twister Rp170.000

Model Full Face
Best 1 Air Force New Rp155.000
Best 1 Max Gun Rp165.000
JPN Kangaroo Rp185.000
JPN Scorpion Rp170.000


Sumber: Peluang Usaha No11 Thn 4


Asumsi Pendapatan per Bulan:

  1. Modal Awal
    Rp 50.000.000
  • Mesin Injeksi dan lahan
  1. Bahan Baku Rp 282.000.000
  • Biji Plastik (3000 kg) Rp 30.000.000
  • Stiker Rp 10.000.000
  • Plastik Kaca Rp 90.000.000
  • Gesper Helm Rp 60.000.000
  • Styrofoam Rp 32.000.000
  • Cat airbrush Rp 60.000.000
  1. Biaya Operasional Rp 51.000.000
  • Gaji Karyawan (2 orang) Rp 45.000.000
  • Telepon Rp 5.000.000
  • Listrik Rp 1.000.000
  1. Omzet Rp 400.000.000
  2. Keuntungan Bersih (17% dr omzet) Rp 67.000.000

Info lebih lanjut dapat menghubungi

Safety Motor JL. Giring-giring no 1a Kelapa Gading BCS JaKarta Utara Telp (0251) 4584 6680/atau 0818 0616 8887


Sumber: Peluang Usaha No11 Thn 4 Baca semua..

Friday, January 30, 2009

Usaha Yoghurt Rumahan, Keuntungan 50%

Banyak yang bilang bahwa menjadi Ibu rumah tangga membuat orang jadi "terpenjara". Ini tidak berlaku bagi Wida Winarno. Berawal dari kesulitan membujuk anaknya untuk meminum susu, melahirkan ide untuk membuat yoghurt sebagai pengganti susu. Dengan ide kreatifnya itu sekarang setiap bulan ia dapat memproduksi hingga 2000 liter yoghurt.(klik "baca semua" dibawah asumsi pendapatan untuk cerita lengkapnya)


Wida belajar membuat yoghurt sejak tahun 1999. Keahliannya itu ia dapat dari Ayahnya Prof.Dr. F.G Winarno, ahli pangan. Tapi ia baru berani memasarkannya pada tahun 2000, karena merasa produknya sudah layak konsumsi, ia memutuskan untuk membuka usaha yoghurt dengan label Be Fit Yoghurt. Menurutnya membuat yoghurt gampang-gampang susah, karena kalau kotor atau salah dalam pembuatannya, membuat yoghurt tidak akan jadi. Biasanya untuk membuat yoghurt hanya diperlukan dua bakteri saja, yaitu Streptococcus thermophillus dan Lactobacillus bulgaricus.
Tapi agar khasiatnya lebih terasa, berdasarkan saran Ayahnya Wida menambahkan dua bakteri lagi yaitu bifido bacteriumlongum dan Lactobacillus acidhopilus Selain menambahkan lebih banyak bakteri baik, ia juga menggunakan susu Sapi tanpa campuran air yang diperas pada waktu shubuh, atau yang dikenal dengan sebutan susu malam. Menurutnya susu malam itu sangat baik untuk membuat yoghurt, karena mengandung melatonim yang membuat seseorang lebih mudah tidur di malam hari.

Untuk mempercantik penampilan yoghurt buatannya ia menggunakan jenis packaging gelas cup dan kotak, yang juga berguna untuk menjaga ketahanan yoghurt. Yoghurt buatannya dapat bertahan hingga 2 minggu, apabila disimpan dalam suhu dingin (kulkas), tapi jangan dalam freezer karena akan merusak susunya.

Saat ini Wida menjual dalam empat varian rasa, rasa plain , blueberry, mangga, dan strawberry. Harga yang ditawarkan adalah Rp.4500/100ml, Rp.6500/200ml, Rp. 16500/400ml,Rp. 33000/liter dan 99 ribu/3liter. Selain itu ia juga menjual produk yang dinamakan yoghurt ceria, ia menambahkan potongan buah2an ke dalam yoghurt tersebut,seperti sop buah.Harganya lebih mahal Rp 2000 dibanding diatas sesuai beratnya.
Proses pembuatan yoghurt tidak dilakukannya setiap hari, tetapi 2 hari sekali. Karena yoghurt biasanya harus dipasteurisasi selama 8 jam sebelum menjadi produk yang siap dijual. Dalam pemasarannya wida tidak mengalami hambatan, tetapi kendala sering terjadi justru dalam proses pembuatannya yang gagal, biasanya diakibatkan kurangnya kebersihan.

Sumber: Peluang Usaha No 3 Thn 4
 

Asumsi Pendapatan Be Fit Yoghurt per Bulan:

  1. Modal Awal (Tahun 2000)
    Rp 500.000
  2. Bahan Baku Rp 21.700.000
  • Buah-buahan Rp 6.000.000
  • Susu Sapi (2000 liter) Rp 7.000.000
  • Kultur Rp 200.000
  • Kemasan Rp 8.000.000
  • Label Rp 500.000
  1. Biaya Operasional Rp 3.300.000
  • Gaji Karyawan (2 orang) Rp 2.000.000
  • Telepon Rp 300.000
  • Listrik Rp 500.000
  • Transportasi Rp. 500.000
  1. Omzet Rp 50.000.000
  2. Keuntungan Bersih (50% dr omzet) Rp 25.000.000

Info lebih lanjut dapat menghubungi

Be Fit Yoghurt JL. Pajajaran Indah V No 1C Baranang siang Bogor_Jawa Barat Telp (0251) 377973/7156361

Sumber: Peluang Usaha No03 thn 4

Baca semua..

Wednesday, January 28, 2009

Bisnis Tas dari limbah Plastik /Kain Perca Beromzet Ratusan juta sebulan

Inspirasi usaha bisa datang dari mana saja, begitu juga dengan Deden Robby Firman Abadi mendapat ide usaha lantaran mengikuti pameran. Ia pun mulai dengan modal kecil namun mampu menghasilkan produk wahmeski hanya menggunakan limbah bahan kain dan plastik. Dengan relasi yang banyak usaha tas rumahan ini tersebar ke pelosok negeri. Omzet ratusan juta Rupiah perbulannya dapat ia raih.(klik "baca semua" dibawah asumsi pendapatan untuk cerita lengkapnya)
Ide usaha itu datang setelah ia melihat tingginya minat pengunjung pameran pada salah satu stand yang menjual aneka pernak-pernik dan aksesoris yang dijual dengan harga murah pada tahun 2002. Dan di stand itu ia berkenalan dengan Evie salah satu penjaga stand yang kemudian menjadi istrinya. Keduanya sepakat membuka usaha aksesoris dan tas dengan modal patungan. Modal awal Rp 1 juta rupiah untuk membeli bahan-bahan, dan bahan penunjang mesin jahit merk Singer pinjaman dari orang tua.
Produk yang mereka buat pada awalnya adalah Tas santai, dompet handphone, dompet kosmetik, dan dompet koin. Produk yang diberi label Eview Bag & Fashion itu , ternyata mendapat respons yang bagus dari konsumen yang kebanyakan wanita muda. Selain menawarkan pada teman dan Saudara, ia juga menawarkannya pada pengusaha-pengusaha kecil yang ia kenal lewat berbagai macam pameran yang ia ikuti sebelumnya. Sehingga sekarang tersebar di berbagai mall kota besar dari Banda aceh sampai Manado-Sulawesi Utara. "Saya sengaja memproduksi berbagai produk yang fungsional dan diperlukan kaum wanita. Dengan model unik dan selalu up to date, dengan bahan yang bagus dan harga terjangkau, saya yakin usaha ini akan semakin diminati," ujarnya. Harga produk-produknya tersebut ia jual dengan kisaran harga dari Rp 5ribu s/d 30 ribu.
Karena segmen pasar yang dibidik adalah wanita muda kalangan menengah ke atas ia membuat produk lebih banyak mengguanakn warna-warni yang cerah serta aksesori yang jarang ditemui. Bahan baku yang digunakan adalah kombinasi dari bahan daur ulang dan bahan baru., seperti bahan plastik yang digunakannya merupakan bahan dari kemasan snack makanan kecil yang bagian dalamnya berwarna putih. Dengan menghasilkan produk yang ekslusif dan harga yang terjangkau tak heran banyak produk buatannya ditemui dibernagai macam mall. Terbukti hampir 80% pelanggan yang membeli produk darinya dijual kembali diberbagai outlet yang terdapat di mall.
Dari usaha tas dan dompet ini Deden bisa mendapat omzet Rp. 200 juta per bulan. Dari usaha tersebut ia sudah dapat membeli rumah di kawasan Padalarang dan kendaraan yang cukup mewah. Selain itu ia juga mampu menghidupi 33 karyawannya.
Lihat asumsi pendapatannya perbulan.
Sumber: Peluang Usaha No03/thn IV


Asumsi Pendapatan Eview Bag & Fashion per Bulan:

  1. Modal Awal (Tahun 2004)
    Rp 1.000.000
  2. Bahan Baku Rp 100.000.000
  • Plastik Rp 28.000.000
  • Kain Jeans Rp 18.000.000
  • Kain Bulu Rp 22.000.000
  • Risleting Rp 12.000.000
  • Benang Rp 14.000.000
  • Tali Rp 3.000.000
  • Pita Rp3000.000
  1. Biaya Operasional Rp 69.000.000
  • Gaji Karyawan (33 orang) Rp 66.000.000
  • Telepon & listrik Rp 3.000.000
  1. Omzet Rp 200.000.000
  2. Keuntungan Bersih (% dr omzet) Rp 31.000.000

Info lebih lanjut dapat menghubungi

EVIEW Bag &Fashion JL. Gunung Mulia No.1

Komplek Ranca Bali III, Cimahi, 40514

Jawa Barat

Telp (022) 662 8215 Fax (022) 201 7955 HP 0817 9203767/(022) 7046 1829

Website : www.eviewfashionbag.com


Sumber: Peluang Usaha No 3 Thn 4


Baca semua..